Kategori
Materi Pramuka

MATERI TENTANG TALI TEMALI

Salam Pramuka.
Hallo Kakak-Kakak Pramuka! Pada kesempatan kali ini kakak dari Dewan Kerja Ranting Banjar (DKR Banjar) akan memaparkan materi tentang Tali Temali. Nah, tali temali itu memang tidak asing lagi dengan pramuka, perlu kalian ketahui bahwa tali temali itu sangat penting bagi kita semua, selain itu tali temali sering digunakan dalam organisasi kepramukaan, pendaki, maupun kehidupan sehari-hari yang tanpa kita sadari.
Nah, siapa ni yang belum tahu apa itu tali temali?
Pengertian Tali Temali
Istilah tali temali dalam pramuka, sering kali kita mencampur adukkan antara tali, simpul dan ikatan hal ini sebenarnya berbeda. Berikut ini akan dijelasakan perbedaan dari tali, simpul, dan ikatan.

  1. Tali adalah benda yang akan digunakan.
  2. Simpul adalah pertemuan tali dengan tali.
  3. Ikatan adalah benda yang ditali ( seperti tali yang diikatkan dengan tongkat dan sebagainya).

Tali dan Temali secara harfiah (menurut arti kamus) berarti untaian-untaian panjang yang terbuat dari berbagai bahan yang berfungsi untuk mengikat, menarik, menjerat, menambat, menggantung dan lain sebagainya.
Secara etimologi, tali temali dapat diartikan sebagai segala sesuat yang berkaitan dengan fungsi dan kegunaan tali. Tali dan Temali pada mulanya berasal dari akar-akar pohon. Sejalan dengan perkembangan ilmu dan pengetahuan manusia, tali juga mengalami perkembangan, khususnya dalam hal bahan dan konstruksinya.
Jadi pengertian tali temali dapat disimpulkan bahwa tali temali adalah salah satu seni menyambung tali dengan menggunakan simpul-simpul sehingga membentuk suatu alat atau benda lain yang bermanfaat, misalnya adalah tandu, tiang bendera, dan lain sebagainya.
Nah,sekarang kita akan membahas tentang apa itu simpul? Simpul merupakan hasil atau bentuk dari satu atau dua utas tali. macam-macam simpul dan kegunaannya.

Macam-macam simpul dan kegunaanya yaitu :

1. Simpul ujung tali gunanya agar tali pintalan pada ujung tali tidak mudah lepas, dapat juga digunakan untuk menyambung dua buah bambu.

2. Simpul mati gunanya untuk menyambung 2 utas tali yang sama besar dan tidak licin, selain itu dapat juga digunakan untuk mengakhiri suatu ikatan agar ikatan tidak kendur.

3. Simpul hidup gunanya untuk mengikat tiang dan mudah di lepaskan kembali.

4. Simpul Anyam gunanya untuk menyambung dua utas tali yang tidak sama besarnya dan dalam keadaan kering.

5. Simpul anyam ganda gunanya untuk menyambung 2 utas tali yang tidak sama besar dan basah.

6. Simpul erat gunanya untuk memendekkan tali tanpa pemotongan.

7. Simpul kembar gunanya untuk menyambung 2 utas tali yang sama besar dan licin/basah

8. Simpul kursi Gunanya untuk mengangkat atau menurunkan benda atau orang pingsan.

9. Simpul penarik untuk menarik benda yang cukup besar.

10. Simpul laso gunanya untuk mencerat.

11. Simpul pangkal adalah simpul yang paling penting dalam mengikat maupun jika kita ingin membuat sebuah profil bangunan . Kegunaan simpul pangkal ialah untuk memulai dan mengakhiri sebuah ikatan.

12. Simpul tiang adalah simpul yang memiliki sifat yang tetap dan tidak akan kendur walau ditarik,oleh karena itu simpul tiang sering digunakan untuk mengikat leher hewan sehingga dapat bergerak leluasa dan tidak tercekik.

13. Simpul Tiang Berganda gunanya untuk mengangkat atau menurunkan suatu benda atau manusia.

14. Simpul jangkar gunanya untuk mengikat jangkar atau benda lainnya yang berbentuk ring, akan tetapi mudah untuk melepaskannya kembali. Juga dapat digunakan untuk membuat tandu darurat.

15. Simpul tambat digunakan untuk menyeret balok dan bahkan ada juga dipergunakan untuk memulai suatu ikatan terutama saat membuat ikatan silang/palang.

16. Simpul tarik biasanya diguna untuk menambatkan tali pengikat binatang pada kemudian mudah untuk membukanya kembali. Dapat juga untuk turun ke jurang atau pohon.

17. Simpul Rantai gunanya untuk mendekatkan tali sekaligus memperkuat tali.

18. Simpul gulung gunanya untuk diikatkan pada tali penarik tujuannya agar orang lain bisa membatu menarik.

19. Simpul Prusik gunanya sebagai pengganti alat ascendeur karena simpul ini pada awalnya untuk manaiki tali kermantle yang lebih besar diameternya.

20. Simpul Tangga Tali gunanya untuk membuat tangga tali.

Instagram :
https://www.instagram.com/info_dkrbanjar/
facebook :
https://www.facebook.com/dkr.banjar
Youtube :
https://www.youtube.com/channel/UCyYjsuXe-HmqrmBZtwLF1Pg/discussion
Panulis : Yeni Okta (SH-007)

Kategori
Materi Pramuka

Materi Sandi Dalam Pramuka

Hallo kakak-kakak pramuka!
Salam Pramuka
Kakak dari Dewan Kerja Ranting Banjar (DKR Banjar) disini kakak akan memaparkan materi Sandi dalam Pramuka secara rinci yang tentunya wajib diketahui oleh anak pramuka dengan tujuan memberikan pemahaman menyangkut tentang sandi dalam pramuka.Tentunya di organisasi pramuka sandi tersebut sudah tidak asing lagi bagi kita mendengar sandi pramuka.Karena, sandi tersebut sangat penting kita ketahui.kakak-kakak pramuka. Sandi tersebut merupakan suatu media yang digunakan dalam pembelajaran dan dianggap bagus, baik itu untuk pramuka siaga, pramuka penggalang, pramuka penegak maupun pramuka pandega. Hal ini dikarenakan sandi pramuka dianggap dapat melatih ketelitian, kecerdasan, daya ingat maupun konsentrasi.
Langsung saja kita ke materi sandi!

Pengertian dan Sejarah Sandi Dalam Pramuka

Sebelumnya, apakah ada yang tau apa aitu sandi ?
Sandi berasal dari bahasa Sansekerta yang artinya rahasia karena sandi hanya digunakan oleh orang-orang tertentu yang sudah mempelajari tentang kata kunci sandi tersebut. Pada zaman dulu para pahlawan menggunakan sandi untuk mengelabuhi musuhnya, sekitar tahun 3000 SM di kerajaan Babinonea ditemukan tulisan cuneiform yang dimana tulisan tersebut merupakan tulisan kuno yang berbentuk seperti paku tulisan tersebut digunakan untuk berkomunikasi antar kota atau mengirim berita antar kota mereka memanfaatkan orang-orang tersebut menuliskan pesan di kepala para Budak yang baru, selesai di cukur lalu ditunggu agar rambut tersebut tumbuh Setelah itu mereka dikirim ke tempat tujuan, setelah sampai di tempat tujuan rambut para Budak itu kembali dicukur untuk mengetahui pesan yang tersembunyi di kepala Budak tersebut cara itu sangat efektif untuk mengelabuhi musuh.

Seorang Julius Caesar pernah mengirim suatu kabar rahasia menggunakan sandi loncat. Cara menuliskan sandi loncat adalah dengan menulis dalam satu baris huruf abjad dan memilih angka yang dirahasiakan. Misalnya saja angka 4. Agar dapat membaca sandi tersebut, jari telunjuk di letakkan pada huruf A. kemudian, loncat sebanyak 4 huruf ke arah samping.  Maka yang ditunjuk setelah itu adalah huruf E. Dan hal itu berlaku seterusnya. Saat ini, segala sesuatu semakin berkembang. Untuk berkomunikasi pun membutuhkan safeti untuk menjaga kerahasiaan di berbagai bidang, misalnya saja pada militer ataupun pada dinas. Sandi pun juga di gunakan dalam kepramukaan dengan bentuk sandi pramuka yang di manfaatkan sebagai media untuk pembelajaran yang berlaku kepada seluruh anggota.
Kegunaan dan Fungsi Dari Sandi Pramuka
Kegunaan sandi pramuka sering digunakan dalam kegiatan kepramukaan seperti hunting camping dan juga permainan kepramukaan.
Fungsi sandi pramuka
Untuk berkomunikasi dengan regu agar tidak diketahui komunikasi yang kita lakukan oleh regu lain,
Untuk melatih atau membangun kerjasama antar anggota (dalam satu regu) dalam memecahkan sandi pramuka.
Dapat digunakan untuk membuat buku harian dimana fungsinya agar buku harian kita tidak diketahui isinya oleh orang lain.
Macam-Macam Sandi Beserta Pengertian Sandi Pramuka
Sandi yang umum digunakan dalam kepramukaan


Sandi Kotak

Sandi kotak merupakan sandi yang mudah dipelajari Mengapa? karena sandi ini memiliki sifat yang rahasia dan terkonsep jadi sangat mudah dipelajarinya. Dalam sandi kotak dibagi menjadi 3 yaitu ;

Sandi Kotak 1
Sandi kotak adalah sandi yang kodenya didasarkan pada tumpukan garis vertical dan horizontal serta satu garis membentuk tanda silang. Terdapat dua garis horizontal dan dua garis vertical yang saling tindih. Huruf-huruf abjad yang ada dalam kotak vertical dan horizontal adalah A sampai dengan R dimana setiap kotak berisi dua huruf yang berurutan. Jadi, ab, cd, ef, gh, ij, kl, mn, op, qr. Sedangkan untuk kotak yang berbentuk menyilang berisi huruf st, uv, wx, yz. Jadi satu kotak berisi dua huruf, sedangkan yang membedakan adalah tanda titik yang diletakkan ditengah kotak pada setiap huruf kedua.

Sandi Kotak 2
Jika dalam sandi kotak satu mungkin kita butuh 9 kotak yang dibentuk oleh garis datar dan garis lurus dengan 4 kotak yang berbentuk garis silang. Maka dalam sandi kotak Anda hanya butuh 9 kotak vertical horizontal. Jadi, setiap kotaknya berisi 3 huruf abjad yang susunannya sebagai berikut: abc, def, ghi, jkl, mno, pqr, stu, vwx, yz. Selain itu, dalam sandi kotak dua terdapat huruf yang menggunakan dua titik sebab tiap kotak berisi 3 huruf abjad. Mungkin sandi kotak ini menjadi lebih simple karena konsepnya lebih sedikit. Misal jika Anda ingin menulis huruf d maka Anda cukup membuat kotak yang berbentuk seperti huruf u dengan dua sudut. Sedangkan jika ingin menulis huruf e bentuk kotak yang sama dengan menambahkan satu titik di dalamnya. Untuk membuat huruf f bentuk kotak seperti huruf u dengan dua titik.

Sandi Kotak 3
Jika dilihat dari bentuknya mungkin sandi kotak tiga ini lebih rumit dari pada sandi kotak 1 dan sandi kotak 2. Pasalnya Anda benar-benar harus hafal dimana letak hurufnya. Selain itu, peletakan huruf pada sandi kotak 3 juga sedikit lebih berbelit. Jika dideskripsikan secara rinci bentuk sandi kotak tiga ini terdiri atas 9 kotak yang dibentuk dari garis vertical dan garis horizontal. Kesembilan kotak tersebut kemudian dipecah oleh satu bentuk bangun belah ketupat. Huruf abjad diletakkan menyebar pada setiap kotak, selain itu ada huruf yang harus diberi titik sesuai dengan petunjuknya tanpa bisa dipola (perhatikan gambar).

Sandi Kulasring dan Hermangos


Sandi Kulasring adalah gabungan beberapa huruf menjadi 1 kata yaitu kulasring yang di mana kata kulasering itu akan diubah menjadi angka

Begitu pula dengan sandi hermangos

Sandi Sungai
Menggunakan tulisan sungai sebagai patokan adalah rumus sandi sungai. Pertama-tama Aanda harus membuat kota dengan 8 kolom dan 5 baris. Tulis kata sungai tepat di atas kolom lalu tambahkan abjad mulai dari B sampai Z mengikuti pola yang telah dibuat. Anda juga tidak perlu menuliskan kembali huruf yang ada pada kata “sungai”

Sandi Morse

Sandi morse diciptakan oleh Samuel Finely Breese Morse yang terdiri atas kumpulan titik serta garis. Sandi morse biasanya diaplikasikan menggunakan peluit, lampu, asap, radio, dan telegraf. Tiap huruf memiliki pola yang berbeda. Sehingga Anda harus menghafal setiap pola dengan cermat.


Sandi Jam
Meski sandi jam ini terlihat mudah. Namun untuk penulisannya sendiri termasuk sandi yang rumit. Untuk membuat sandi jam Anda harus menentukan terlebih dahulu pukul berapa yang akan Anda jadikan patokan. Jam awal yang telah Anda tentukan akan menjadi huruf A. Misalnya, Anda menggunakan jam 09.00 sebagai Patoka. Maka jam 09.00 ini menjadi huruf A.
Sedangkan, untuk huruf abjad selanjutnya hanya tinggal mengikuti. Jika Anda ingin menulis huruf B maka menjadi 09.05, yakni hanya harus menambah 5 menit pada jam. Huruf c menjadi 09.10, huruf d menjadi 09.15, begitu seterusnya.
Namun Anda juga bisa mengatur sendiri berapa menit yang harus dilompati dari huruf satu ke huruf yang lain. Misalnya ingin menulis sandi jam “Tunas Muda” ditulis 10.35-10.45-10.05-09.00-10.30 10.00=10.40-09.15.09.00


Sandi Angka
Penggunaan sandi angka tidak jau berbeda dengan sandi balik. Yaitu dengan menulis huruf abjad secara berurutan kemudian di bawahnya diberi nomor 1 sampai 26. Pasalnya semua huruf abjad berhumlah 26 huruf, sehingga huruf A akan menjadi nomor 1, b nomor 1, dan seterusnya.


Sandi Hellen Keller
Sandi Heller adalah seperti isyarat yang menggunakan tangan sebagai penyampai informasi dengan rumus tertentu. Semua huruf yang ada dapat dipola menggunakan jari tangan Anda. misal jika ingin membuat huruf A maka posisi tang Anda harus membentuk sebuah kepalan dengan mengangkat jari jempol Anda.


Sandi Merah Putih atau Sandi Koordinat
Seperti namanya sandi merah putih menggunakan patokan huruf yang membentuk kata “merah putih” yang diletakkan pada kotak-kotak tertentu. Untuk menggunakan sandi tersebut Anda harus menuliskan kata merah dalam posisi mendatar dan menurun, yang mana kata merah pada kotak mendatar dan putih pada kotak menurun. Setelah itu, Anda akan mendapat 5 kotak mendatar dan lima kota menurun.
Selanjutnya tulislah huruf abjad secara berurutan mulai dari a yang posisinya tepat dibawah hurum m pada kata “merah”, huruf b dibawah huruf e, c di bawah huruf r, d di bawah huruf a, begitu seterusnya (lihat gambar). Maka jika di rumuskan huruf A berada di antara huruf P pada kata “putih” dan m pada kata “merah”.


Sandi Panas dan Dingin
Sandi panas dingin tidak menggunakan rumus dalam pengaplikasiannya. Pasalnya sandi panas dingin hanya bisa digunakan menggunakan behan-bahan tertentu. Jika ingin menggunakan sandi panas dingin Anda bisa menggunakan air perasan jeruk nipis sebagai pengganti tinta. Ambil kertas dan tulis kata yang ingin Anda sampaikan pada kertas tersebut. Lalu tunggu hingga tulisan pada kertas mengering. Jika sudah mengering maka tidak akan terlihat tulisan apa yang ada pada kerta tersebut. Sehingga Anda harus menggunakan api untuk melihatnya. Siapkan lilin dan nyalakan. Lalu ekatkan kertas di atas permukaan api  maka tulisan akan terlihat sangat jelas.


Sandi Kimia
Pengembangan dari sandi morse ini menggunakan huruf vocal sebagai pengganti titik yang ada pada sandi morse. Dan huruf konsonan sebagai pengganti garis. Sehingga untuk memecahkan sandi kimia Anda harus mengingat sandi morse terlebih dahulu. Penulisannya mirip dengan senyawa-senyawa kimia karenanya dinamakan sandi kimia. Tiap huruf yang dtulis menggunakan sandi kimia dipisah dengan tanda (+).
Misalnya jika anda ingin menulis kata penggalang menggunakan sandi kimia. Maka OS2A + O + HO + H2O + H2O + OH + ASO2 + OH + HO + H2O. Memang lebih rumit namun jika Anda menghafal setiap pola sandi morse semuanya akan menjadi mudah.


Sandi Gambar
Sandi gambar digunakan dengan membuat  beberapa gambar yang mewakili setiap huruf terlebih dahulu. Jika ingin menggunakan sandi gambar, maka pastikan sipenerima pesan mengerti sandi yang telah Anda buat sedemikian rupa. Misalnya jika Anda ingin menulis huruf A dengan membuat gambar gunung, B dengan gambar ular, C dengan gambar burung dan lain sebagainya sesuai dengan keinginan Anda.
Dalam dunia kepramukaan sandi Pramuka biasanya digunakan untuk komunikasi antar regu. Selain itu, dengan belajar sandi bisa melatih daya ingat karena kita diharuskan untuk menghafal pola demi pola yang ada. Sandi juga digunakan untuk melatih diri mengenai sejauh mana kecepatan dan ketepatan berpikir Anda.


Sandi A-N


Sandi A-N adalah sandi dasar yang kerap digunakan untuk latihan kepramukaan dan kegiatan kepramukaan.

Demikianlah pemaparan mengenai sandi yang bisa kakak sampaikan semoga dapat membantu Anda dalam memahami suatu kode-kode yang biasanya dipakai dalam komunikasi di kepramukaan. Jangan Lupa untuk Ikutin Media Sosial Resmi Kami


Instagram :
https://www.instagram.com/info_dkrbanjar/

facebook :
https://www.facebook.com/dkr.banjar

Youtube :
https://www.youtube.com/channel/UCyYjsuXe-HmqrmBZtwLF1Pg/discussion

Panulis : Putu Ardi Sudarmika (SH-005)

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai