Kategori
Biografi

Nima : Ketenangan Dalam Api Unggun.

Salam Pramuka!!! , apa kabar semua ? kali ini saya akan membahas  profile dari salah satu siswi di SMA Negeri 1 Banjar . Siapakah dia? Dia adalah Putu Samkhya Ananda Maheswari.

Okey mari kita bahas…

Putu Samkhya Ananda Maheswari

Kakak cantik ini kelahiran Singaraja,22 Agustus 2002 ini Yang sering di panggil dengan Nima , wahhhh panggilan yang cantik bukan? Dia tinggal di Dusun Tabog, Desa Kayuputih Kecamatan Banjar. Kak Nima merupakan anak ke empat dari pasangan I Nyoman Siaga dan Ni Made Mahendrayani. Kak Nima memiliki empat saudara yang dimana Kak Nima sendiri merupakan anak paling bungsu.Kegiatan Kak Nima Sendiri di rumah yaitu ia sangat aktif di Sanggar Puri Lumbung atau sering di kenal dengan Puri Pratita di Desa Munduk.  Bahkan ia pernah mewakili lomba di berbagai tempat, mengikuti pentas seni seperti Festival dan terkenal di kalangan masyarakat. Banyak tarian yang mampu dia kuasai seperti Tari Cendrawasih, Tari Panyembrahma, Tari Oleg Tamulilingan, Tari Trunayaja dan masih banyak tari lainnya.

Disamping itu ia juga sering melalukan yoga di rumahnya bersma keluarganya. Ia juga pernah mengikuti atletik pada massa SD sampai SMP. Ia pernah memenangkan juara dua pada lomba atletik pada saat SD.

 Ia merupakan alumni SD Negeri 4 Munduk. Ia sangat menyukai kegiatan pramuka karena pada saat SD di ajarin rigem (riang gembira) dan bernyanyi ria bersama teman-teman-nya.selain itu  Pada saat SMP ia terpilih menjadi Kader Pramuka disekolahnya dan ia semakin menekuni kegiatan ke pramukaan. Oh iya.. siswi alumni SMP Negeri 2 Banjar ini juga memiliki nilai kelulusan yang sangat bagus.

Setelah tamat dari smp dia melanjutkan sekolahnya di SMA Negeri 1 Banjar . Dalam masa sma dia mengikuti organisai yang bernama Dewan Kerja Ranting Banjar, iya yang tidak jauh-jauh kaitanya dari pramuka. Pada periode tahun 2018 ia terpilih sebagai Anggota DKR Banjar dan dipercaya sebagai Bendahara II dan ia juga merupakan salsh satu anggota saka Bhayangkara. Ia mengikuti pramuka karena bagi ia pramuka sangat penting banginya.

“Pentingnya pramuka bagi kakak, yang utama itu meningkatkan disiplin diri dalam hal apapun kalo kakak disiplin itu sangat penting , selain disiplin, untuk menambah wawasan dalam  berorganisasi, melatih diri untuk saling menghargai, belajar mengatur waktu , belajar hidup mandiri , belajar mencintai alam , melatih kepemimpinan dan kreativitas,berani,gotong royong,di kegiatan kepramukaan, disana kak belajar untuk saling membantu, belajar untuk saling melengkapi jika ada kekurangan, belajar mengatasi ego kakak disana”. Ungkap nima.

selain itu menurut kak nima dia juga belajar bagaimana arti kebersamaan “Arti sebuah kebersamaan bagi kakak tidak memandang siapapun itu, mau itu orang kaya, kurang mampu, cantik,ganteng, kakak gak peduliin itu, yang penting kita kerja sama dan saling mengerti satu sama lain dengan berusaha untuk menghargai pendapat sesame teman” ujarnya.

Oh iya kak nima sangat menyukai kegiatan api unggun di kepramukaan, hal ini dikarenakan saat kegiatan api unggun tersebut  ia sering menenangkan diri dengan memejamkan mata dan berfikir kalau dengan keberadaan api unggun itu bisa membakar semua kegoisan kak nima, keletihan kak nima, dan semua beban-beban yang ia rasakan sehingga setelah itu ia merasa tenang.

Putu Samkhya Ananda Maheswari

Dan tidak lupa kalau  kak nima tahun ini merupakan lulusan dari SMA Negeri 1 Banjar tahun ajaran 2019/2020, Dimana pada menjelang massa akhir jabatan ia tetap berharap pramuka baik itu DKR maupun Ambalan menjadi lebih baik. Meningkatnya kualitas. Dan itu dimulai dari diri sendiri. Apalagi pada DKR sangat harus memiliki tanggung jawab yang sangat penting. Kita harus pandai mengatur waktu siap kapanpun dipanggil dan itu merupakan kata pasti dan akan bersifat tak terencana. Kita harus kebal ketika di marahi oleh Pembina. Dan tidak membawa unsur paksaan.“Jadi kakak ingin kalian yang ikut pramuka tidak sia sia. Ikuti dengan tekun,semangat,percaya diri,dan tanpa unsur paksaan”.imbuhannya.

        Motivasinya kak nima selama mengikuti  DKR yaitu “ikuti lah kegiatan pramuka dengan keyakinan sendiri, ikuti pramuka sesuai kata hati, jika itu merupakan kemauan sendiri, itu akan lebih baik untuk diri kalian sendiri, kalian akan menjalani kegiatan pramuka dengan tulus” dan ia berpesan dipramuka yang ditekankan itu adalah menjaga sikap, menjaga bicara, meningkatkan kedisplin. Menurutnya perasaan malas dapat di hindari dengan memiliki motivasi yang tinggi Ia berkata bahwa ia juga sering merasa malas tetapi kak nima tetapi kak nima selalu mengatasinya dengan memberikan dirinya waktu untuk merenung dan menjalankan dengan ikhlas. Dan saran Kak Nima untuk generasi penerus DKR Banjar adalah “Harus bisa mengatasi ego masing masing , jangan ingin menang sendiri, selalu jaga kekompakan ,jaga sikap,jaga ucapan,disiplin,bertanggung jawab , sesuai dengan Dasa Dharma Pramuka”

Oh ya Rencana Kak Nima setelah lulus ia ingin melanjutkan kuliah di jurusan Analisi Kimia. Wahhh keren yaa … anak kimia hehehe, mungkin ada yang berminat satu jurusan siapa tau ketemu hehehe…

Penulis :  Ketut Kurnia Sri Rahayuni

Sie Kajian Kepramukaan

Kategori
Biografi

Candra : Pramuka Desa Kualitas Kota.

Ni Putu Candra Pratiwi

Ni Putu Candra Pratiwi atau bisa dipanggil Kak can dan Nda adalah gadis yang Lahir di Kayuputih, 21 Juni 2002. Dari pasangan Ni Made Ayu Artina Laksmi Dewi dengan Putu Gede Arimbawa. Dia adalah anak pertama dari dua bersaudara. Ayahnya seorang wiraswasta dan ibunya seorang IRT (ibu rumah tangga). Gadis berparas agak tomboy ini memiliki hobi yang random. Kegiatan yang sering dilakukan adalah membaca novel dan main game. Di pramuka, jika urusan administrasi dan soal loby meloby Pembina dan orang “penting”, gadis jebolan SMAN 1 Banjar ini jagonya.

Ungkapnya berkecimpung di Pramuka sebenernya sudah sejak SMP,waktu SMP dia mengikuti kader (sebutan senior) tetapi tidak terlalu banyak mengikuti kegiatan cuma sekedar mengikuti, melaksanakan,dan bertanggung jawab. Setelah lulus di dari SMPN 2 Banjar, akhirnya kakak dari laura arista ini melanjukan pendidikan ke SMAN 1 Banjar yang tidak jauh dari rumahnya.

 Di bangku SMA dia bertemu teman-teman pramuka waktu SMP dan ditambah teman-teman dari luar sekolah lain yg menyukai Kepramukaan. Akhirnya dia memutuskan untuk mencari No Gudep untuk sekolahnya dan dia bekerja keras dari awal untuk membangkitkan ambalan lagi dan memenuhi program-programnya. “Sebenarnya Ambalan Mahadewa Mahadewi itu sudah ada sebelum angkatan saya, tetapi karena di sekolah belum terlalu mengerti Kepramukaan akhirnya organisasi tersebut tenggelam tanpa ada peresmian. dulu nama ambalan ini sudah digunakan untuk lomba maka dari itu sudah dikenal beberapa tokoh pramuka”. Terang Perempuan berzodiak cancer ini.

Akhirnya untuk melancarkan pencarian no gugus depan (GUDEP), langkah pertama bersama teman-temannya mencari anggota dan pengukuhan. Di Jenjang SMA itu adalah misi awal yang dilakukan. Dalam hatinya gadis kelahiran 18 tahun silam ini berjanji bahwa angkatannya, sebelum tamat harus bisa mendapatkan No Gudep dari Kwartir Cabang sebagai hadiah perpisahan untuk sekolahnya. Tiga tahun mengabdikan diri Dan akhirnya tercapai angan-angannya bisa mendapatkan no gudep. Menurutnya ini termasuk kado special untuk kelulusan buat dirinya dan angotanya.

“Dimasa Pandemi ini kita di gegerkan dengan adanya wabah Covid-19 (Corona) bahkan dampaknya hingga ujian dan kelulusan angkatan kamipun di tahun 2020 sangat berbeda di karenakan wabah ini. Ada rasa kekecewaan dalam hati saya sedikit itupun manusiawi. Namun didalam kekecewaan itu saya mendapatkan kado special dengan dikeluarkannya no gudep oleh kwartir cabang buleleng”.Paparnya.

Maka dari Misi yang dilakukan membuat dia bersemangat mengembangkan pramuka di tambah dia sudah mengikuti organisasi diranting, itu juga yang membuat dia bersemangat dalam mengembangkan Kepramukaan walaupun di desa tapi dia yakin kualitas tidak kalah dari yg di kota.

Waktu SMA dia banyak mengikuti kegiatan yaitu, Perekrutan DKR Banjar, Pengukuhan dan Pelantikan Aambalan, Perekrutan Saka Bhayangkara, Perekrutan Krida Inti Saka Bhayangkara, dan menjadi wakil ketua panitia lokabhara.

Ni Putu Candra Pratiwi

Dia sekarang menempati jabatan sebagai Wakil DKR Banjar,untuk mencapai posisi jabatan ini dia Pertama kali tidak niat untuk  menjadi Wakil DKR Banjar,karena banyak menganggap dia mampu akhirnya dia dipilih menjadi wakil DKR Banjar.

Pengalaman yang dimilik bisa dibilang besar karena pertama kali jadi wakil ketua panitia lokabhara. Jadi lokabhara itu lomba satuan karya bhayangkara. Lomba itu boleh di ikuti oleh seluruh sekolah di kab buleleng. Waktu itu dia mengikuti lokabhara yg ke X tempatnya di SPN Singaraja ia mengikuti kegiatan tersebut selama 3 hari 2 malam.Sebenarnya waktu kegiatan ia tidak diijinkan kegiatan namun,ia tetep berpegang teguh untuk mengikuti karena dia menjadi  wakil merasa tidak enak.Akhirnya dia bolak-balik Banyuatis – sgr supaya bisa mengikuti kegiatan. Dia menjadi Krida Inti Bhayangkara dan sudah di rekomendasikan untuk menjadi Wakil ketua. Akhirnya dia diterima. Dari kegiatan tersebut dia belajar bahwa organisasi dan kordinasi Itu bukan hanya tentang gimana kita kordinasi teman terdekat kita.

Dia memiliki harapan terhadap adik-adik Juniornya bahwa intinya siapapun penerus junior kalian bisa mempertahankan dan berkembang menjadi lebih baik. Semua bisa berjalan jika kalian mau satu tujuan dan kerjasama.Harus selalu ada kordinasi antara angkatan kalian dan senior. Jangan sampai lost contact dengan anggota apalagi senior. Kalian bisa terus membangkitkan nama Pramuka Banjar lewat Organisasi DKR Banjar.

Penulis : Putu Ardi Sudarmika

Bidang : Kajian kepramukaan

Kategori
Biografi

Vira : Pengalaman di Pramuka Merubah saya.

Ni Putu Vira Sinta Rahayuni

Hy Guys, Mungkin beberapa dari pembaca ada yang belum tau siapa sosok cewek yang ada di foto diatas kan >_<. Nah dia adalah Ni Putu Vira Sinta Rahayuni atau yang akrab disapa Vira. Cewek kelahiran Banyuatis, 19 Januari 2003 ini adalah seorang siswi kelas XI di SMA Negeri 1 Banjar. Dia dipandang sebagai sosok yang bertanggung jawab, disiplin dan juga pandai  dalam mengatur keuangan. Oleh karena itu dia terpilih menjadi Bendahara 1 di Dewan Kerja Ranting Banjar.

Cewek berzodiak Capricorn ini sangat mudah bergaul, murah senyum dan memiliki banyak teman. Putri dari pasangan I Gede Agung Wahyu Arta dan Ni Wayan Rai Etika Wati ini sudah gemar mengikuti organisasi pramuka sejak SD karena menurut ia Pramuka itu Seru, dan tidak seperti ekstra lainya yang biasanya hanya dilaksanan didalam ruangan dengan pemberian materi saja. “Pramuka itu sangat seru, kegiatannya tidak mentok di ruangan saja. Berbeda dengan ekstra lain. Pramuka itu memiliki cirri khasnya. Ujarnya.

Dimana saat dia duduk di bangku sekolah dasar tepatnya di SD Negeri 18 Sesetan, dia pernah mewakili Gugus-nya untuk mengikuti kegiatan Jambore Ranting.

Setelah lulus SD Gadis yang akrab di sapa Vira melanjutkan pendidikan ke SMP Negeri 2 Banjar. Nah pada masa smp ini ia juga aktif dalam organisasi kepramukaan dengan terpilihnya ia menjadi kader (sebutan pramuka senior) pramuka di SMP-nya dan ia juga aktif mengikuti Persari (perkemahan satu hari) di SMP-nya, walaupun pada saat itu belum ada andalan di sekolahnya dia tetap bersemangat dalam kegiatan pramuka.

Tiga tahun berlalu Vira lulus SMP dan melanjutkan Pendidikan ke SMA Negeri 1 Banjar yang yang tidak jauh dari rumahnya. Dia melanjutkan pramukanya dengan menjadi kader pramuka di SMA Negeri 1 Banjar.  Ada cerita menarik nih saat disekolah  dimana para kader pramuka dipanggil untuk berkumpul. Nah Kak Dede dan Kak Candra (seniornya di pramuka) bertanya yang mau ikut rapat tentang pramuka di Kantor DisdikPora Wilayah Kecamatan Banjar (dulunya bernama Unit Pelaksana Pendidikan (UPP)), nah karena vira tertarik tentang rapat pramuka ini dia memberanikan diri angkat tangan untuk mengikuti rapat. Disaat ia dan perwakilan lainya megikuti rapat di kantor UPP banjar disaat itu mereka diberi tahu kalau mereka akan menjadi calon Dewan Kerja Ranting (DKR). Hal itu sempat membuat ia bingung karena ia belum tau apa itu DKR.

Saat itu dijelaskan sama Kak Zanji dan Kak Jana mulai dari apa itu DKR, fungsi DKR, tugas DKR. Seteleh itu Vira juga dipercaya untuk menjadi Pengurus inti DKR tepatnya menjadi Bendahara I ,setelah melewati latihan yang sulit saat itu. Selain pencapaiannya dengan terpilihnya ia sebagai pengurus inti di DKR dia juga mengikuti seleksi dalam pemilihan anggota krida Saka Bhayangkara dan dia terpilih menjadi anggota Krida TPTKP (Tindakan Pertama Tempat Kejadian Perkara) selain itu dia juga sering menjadi panitia di acara kepramukaan seperti Panitia Kegiatan Dkr Competition (DKR-COM), Panitia Pelantikan DKR, Panitia Lokabara,Panitia Pelantikan Penegak tamu di Pangkalan, Panitia kegiatan Persari SD Negeri 1 Banyuatis.

Ni Putu Vira Sinta Rahayuni

Berkat banyaknya pengalaman yang ia dapat saat kegiaan pramuka dia merasa menjadi seorang yang lebih aktif di organisasi maupun dikelas, lebih berani berbicara didepan umum, lebih berani mengutarakan pedapat dan juga berani bertanya dan menjawab tanpa rasa ragu karena menurutnya sebelum ia mengikuti kegiatan kepramukaan dia adalah sosok yang introvert atau pendiam.

Vira memiliki harapan untuk Anggota DKR yang baru dilantik agar generasi selanjutnya lebih kreatif, berfikir cepat, memiliki tanggung jawab yang tinggi.“Harapanku semoga kalian DKR penerus bias lebih baik dari kita, bias lebih cekatan, kreatif, berfikir cepat, memiliki tanggung jawab yang tinggi, tidak setengah-setengah kalau bekerja, Ada rasa peka dalam melakukan kegiatan, membuat nama dkr banjar lebih baik, bisa membuat hal yang lebih dari dkr sebelumnya ( dalam hal yang positif) dan intinya bsia mengurus organisasi DKR Banjar dengan baik dan tidak berhenti di tengah perjalanan. Dan harapan Vira untuk Pramuka di Daerah Banjar khususnya semoga lebih eksis, lebih aktif, lebih jaya dan tetap Berjaya. Supayatidak kalah bersaing dengan pramuka di daerah perkotaan”. Tutupnya Penuh Harapan.

Penulis : Wayan Evan Ada Munayana 

Bidang Kajian Kepramukaan 

Kategori
Biografi

Trisila : Belajar Bersyukur di Pramuka.

Gusti Ayu Komang Tri Silayani

Gusti Ayu Komang Tri Silayani atau akrab dipanggil trisilia. Gadis Kelahiran Banjar 01 Juni 2001 sekarang menginjak umur 19 tahun. Dia anak ketiga dari tiga bersaudara dan anak dari pasangan Gusti Made Indra dan Gusti Made Murtini. Trisilia tinggal di Dusun Perampas Desa Banjar. Dari kelas 1 smp Trisilia sudah mengikuti extra pramuka karena di SMP ekstra tersebut wajib di ikuti dan juga Trisilia sudah menyukai pramuka karena menurutnya dapat menambah pengalaman, menambah teman,meningkatkan kedisiplinan,meningkatkan kreativitas,dan pramuka bisa belajar banyak hal terutama yg ada pada Tri  Satya dan Dasa Dharma.

               Selama Trisilia mengikuti kegiatan pramuka dia sudah pernah mengikuti beberapa lomba seperti : Championship (Saka Wirakartika ) III tahun 2017,LOKABHARA ( Saka Bayangkara ) IX Buleleng 2018, LOKABHARA (Saka Bayangkara) V Badung 2019, Kegiatan KIM ( Kursus Instruktur Muda Buleleng ) 2018, Lomba Paduan Suara (dalam rangka HARI Pramuka Lomba Pengucap Tri Satya dan Dasa Dharma ( dalam rangka Hari Pramuka). Selain dibidang pramuka,di pernah juga mengikuti lomba non-pramuka seperti, lomba Membuat Banten Pejati ( di gedung Department Agama Hindu, Singaraja), lomba membuat dan membaca puisi ( di gedung Department Agama Hindu,Singaraja). 

Selama Trisilia SMA kelas 3, Trisilia sudah mengikuti salah satu organisasi pramuka yaitu DKR. Trisilia mengikuti organisasi DKR  karena bisa menambah pengetahuan tentang pramuka,menambah pengalaman , dan juga ingin bergabung untuk mengembangkan organisasi pramuka kususnya di kwaran banjar. Kesan pertamanya mengikuti organisasi DKR yaitu ” Pertama bersyukur karena bsa bergabung di dkr ,dengan bergabung di DKR kak bisa jdi lebih banyak pengalaman dan tau tentang pramuka ,asik dan seneng banget bisa bergabung di dkr karena kakak pembina dan sesama anggota itu sudah seperti keluarga, dan dengan bergabung di dkr rasa malu dan rasa minder kalau ketemu temen baru tu jdi hilang , sekarang kalo ketemu temen baru tu kek santai, enjoy gitu” katanya. Trisilia menjadi anggota DKR dan bertugas sebagai seksi Evaluasi.

Selama Trisilia mengikuti kegiatan pramuka ada pengalaman yang tidak bisa dia lupakan yaitu Pengalaman saat bergabung menjadi anggota  DKR dan Saka Wira Kartik ,dimana saat itu blm tau apa, blm kenal siapa-siapa. “syukurnya DKR smua welcome, mengikuti perekrutan SWK,blm tau apa itu SWK blm tau apa itu krida, trus langsung simulasi lomba disna. Naik sungai turun sungai , berbaur sma temen”.Paparnya Meceritakan Pengalaman.

Gusti Ayu Komang Tri Silayani

Disambungnya, kegiatan tersebut merupakan kegiatan sekabupaten buleleng., “pkoknya setiap pos Ada krida dan parah kak belum tau apa-apa, saat lomba saka bhayangkara buleleng ,saat lomba krida”nya masih bingung dan di krida TPTKP namanya Disana Kita banyak kekurangan saat melakukan simulasi nya. saat mengikuti kegiatan KIM (kursus Instruktur muda buleleng) ,nah kak sma temen kak cwo lgi 1 kita blm tau apa” ,kita ngikutin kegiatan itu 3hari 2 malam ,dmna kita punya tmn baru lgi hehe ,nah prtama tu ada tes krna pengetahuan blm sbeerapa jd dpt nilai kecil ,dn next kita belajar tiap harinya slama 3hri 2 malam itu blajar 2-3 jam rehatnya cm 10-15 menit aja ,udh smua peserta ngantuk ,pkoknya blajar bnyak banget ,nah hari terakhir tu kita isi kek outbound gitu ,duhh tu seru banget jadi lebih akrab sm temen” yg lain ,dan akhir isi tes lagi dan syukur dpt nilai yg lumayan krna udh ada pengetahuan. Dari pengalamannya itu dia mengikuti semua kegiatan itu dari nol, ketika Trisilia belum mengerti/mendalami pramuka. Dia pun mengikuti itu karena  punya rasa ingin tau yang tinggi,ingin belajar,selain itu kita tidak boleh sombong ,pokoknya tetep merendah aja” kata Trisilia.

Sekarang Trisilia sudah menjadi mahasiswa di UNDIKSA, dan Cita-citanya adalah menjadi seorang bidan alasannya menjadi bidan yaitu agar bisa mengabdi pada masyarakat agar jiwa sosial kita di pramuka itu berguna dan dijadikan bekal untuk kedepannya.

Dan Pesan Trisilia bagi anggota DKR baru, tetap jaga nama baik DKR Banjar,jika ada masalah sesama anggota selesaikan baik” jangan dipendam sendiri,atur manajemen waktu yg baik,klo misalnya saat pertemuan maupun saat berbincang via WhatsApp tetap jaga kesopanan,kedisiplinan,dan rasa saling menghargai ,dan juga ayoo kita saling merangkul untuk dkr banjar,nikmati proses untuk mencapai tujuan bersama dan jaga solidaritas ingat,pahami dan laksanakan  TRI SATYA dan DASA DHARMA dengan baik. Selain pesan, ada juga harapan Trisilia  bagi seluruh DKR Bajar semoga bisa melanjutkan atau mengikuti jejak kk” kalian di dkr agar tetap eksis dan Jaya selalu ,semoga segala sesuatu yg kita harapkan bersama bisa tercapai walaupun banyak rintangan,stay positif thinking dan tetap semangat.

Nama penulis : Ni Luh Gede Eka Putri Aprilianti

Bidang : Kegiatan Kepramukaan

Kategori
Biografi

WahyuViking : Pramuka Sebagai wadah belajar Public Speaking.

Putu Wahyu Kerta Mahendra

Halo teman-teman, kali ini saya akan membahas Profile dari salah satu anggota Dewan Kerja Ranting Banjar angkatan  2018/2019.

Siapakah itu?

Nah, ia bernama Putu Wahyu Kerta Mahendra atau yang kerap di panggil WahyuViking. Semenjak berumur 7 tahun, ia mulai menimba ilmu di Sekolah Dasar yang terletak di daerahnya itu. ya SD N 2 Pedawa. Semasa dia bersekolah di sana, ia sempat mengikuti lomba akademik yakni lomba cerdas cermat, serta ia juga aktif dalam bidang non akademik yaitu olahraga seperti atletik.

          Kemudian, setelah lulus dari sekolah dasar ia melanjutkan ke SMP Negeri 4 Banjar.  Disana ia juga aktif dalam bidang non akademik, yakni pernah mengikuti sebuah perlombaan silat. Setelah 3 tahun berada di sekolah tersebut iya kemudian lulus dan melanjutkan pendidikannya di bangku SMA Negeri 1 Banjar. Tidak kalah dengan pengalamannya di SD maupun SMP, saat ia mulai menjadi siswa SMA ia mengikuti berbagai kegiatan di sekolahnya. Tidak hanya di sekolah, tentunya iya juga berperan aktif di organisasi masyarakat desanya. Ia mengikuti berbagai organisasi seperti Pencinta Alam Kayoman, serta Sitembak Ranting Pedawa.

           Oke, kembali ke pengalamannya di sekolah, di sekolah SMAnya ini ia  semakin giat dalam berlatih sampai akhirnyah Organisasi di tingkat kabupaten, yakni Forum Komunikasi Osis Buleleng atau trendnya Forkom Buleleng . Di organisasi ini ia menjadi kordinator di sekbid olahraga ia berhasil meraih juara 2 tarung kelas F putra, serta juara 1 seni beregu. Ia juga berperan aktif dalam sebua.Pemuda kelahiran 9 September 2001 ini, juga aktif di dalam organisasi siswa intra  sekolah(OSIS) sebagai wakil ketua OSIS.

Tidak hanya itu, karna iya sangat menyukai organisasi tunas kelapa, ia pun memutuskan untuk aktif  dalam bidang kepramukaan. Sebenarnya, ia mengikuti kegiatan ini semenjak duduk di bangku SD, namun ia kembali mendalaminya ketika iya menginjak kan kakinya di SMA Negeri 1 Banjar. Disana ia mulai mengikuti berbagai organisasi kepramukaan. Berawal dari organisasi ambalan Mahadewa-Mahadewi, kemudian ketika ia mulai duduk di bangku kelas Xl ia mengikuti organisasi kepramukaan yang ada di Kwartir Ranting Banjar, yaitu Dewan Kerja Ranting (DKR).

Di organisasi ini, ia berperan sebagai koordinator bidang evaluasi. Disini pengalamannya semakin bertambah.Iya sempat ikut Menjadi ketua panitia pada saat lombaDKRCOM-1,dan menjadi sie lain dalam kegiatan lainnya. Tidak mau melewatkan kesempatan untuk menambah wawasan, ia juga ikut serta dalam saka Bhayangkara serta saka Wira Kartika.

Seperti orang-orang pada umumnya, setiap mengikuti suatu hal tentu saja ada tujuan yang melekat pada dirinya.Ya,seperti halnya wahyu ini, yang memiliki berbagai tujuan  dalam mengikuti organisasi DKR tersebut. Salah satunya, ia ingin  mengasah kemampuan berbicara didepan umum, ingin menjadi seorang pemimpin dan ingin mencari banyak pengalaman dan kesibukan diluarrumah.Meskipun ia sering menghadapi berbagai jenis masalah,namun itu tidak mematahkan  semangat nya. Apalagi ada satu hal yang  ia ingat bahwa ada tugas dan kewajiban yang harus ia emban dan harus terselesaikan sebelum purna. Itulah  yang selalu membuat semangatnya terus membara hingga kini.

Bagi pemuda asal pedawa ini pramuka sangatlah penting, iya mengatakan bahwa pramuka merupakan kegiatan yang sangat bermanfaat. Dimana Pramuka merupakan salah satu organisasi positif yg mampu mengasah pendidikan mental dan karakter.Serta di Pramuka juga Mendapatkan berbagai pengalaman – pengalaman baru yang sangat mengesankan. Apalgi  bagi pemuda Pencinta alam dan suka berpetualang seperti wahyu ini.Tidak hanya itu, tetapi Pramuka juga mampu memberikan berbagai dampak positif lainnya bagi dirinya sendiri.

          Wahyu Viking merupakan sosok pemuda tangguh dan sangat bertanggung jawab,sertakemampuanya dalam berbicara di depan umum cukup terbilang luar biasa.Tidak mau menyimpan berbagai motivasi yang didapatnya, iapun sering membagikan  motivasi-motivasinya itu untuk adik” pramuka lainnya. Selain itu ia memiliki harapan besar pada adik”nya agar mampu melaksanakan berbagai tugas dengan baik. Iya sempat berkata

 “ Semoga kedepannya DKR BANJAR selalu eksis, terus berkarya dan semakin dikenal. DKR BANJAR harus jauh lebih baik dari yg sekarang dan semoga tidak sampai tenggelam lagi ”, tidak hanya itu, ia juga berharap agar adik”nya mampu mengemban tugas dan kewajiban dengan baik, serta selalu semangat dan tidak pernah menyerah d alam hal apapun.

Penulis : Nyoman Ika Pitriani

Sie      : Kajian Kepramukaan

Kategori
Biografi

Arya Purna : ternyata ikut Pramuka merupakan keputusan yang tepat.

gede arya purna

I Gede Arya Purna atau juga sering dikenal dan akrab disapa Arya ini merupakan sesosok anak Pramuka yang saat ini menjabat sebagai Ketua DKR Banjar. Pria kelahiran Cempaga, 02 Juli 2003 merupakan anak pertama dari pasangan Made Redana dan Luh Puriati.

  Pria lulusan SMP N 1 Banjar ini melanjutakan pendidikannya di salah satu sekolah sekolah menengah atas swasta di Buleleng yaitu SMA Taruna Mandara. Disana ia termasuk siswa yang aktif dan juga memiliki banyak kemampuan. Ia memiliki kemampuan akademik diatas rata-rata teman yang lainnya, begitu pula pada bidang non akademik ia tergolong aktif dalam club volley yang diikutinya dan juga aktif sebagai karateka yang saat ini sudah mencapai sabuk coklat.

                Berbicara tentang Arya purna memang tidak bisa lepas dari kata Kepramukaan. Meskipun sebenarnya jika dihitung – hitung waktu keikutsertaannya didalam Organisasi Kepramukaan ini belumlah terlalu lama, namun ilmu yang ia miliki dalam urusan Kepramukaan tidaklah bisa diremehkan. Karena kemampuannya yang mumpuni, membuat ia sanggup menjadi pramuka sejati dalam kurun waktu yang tergolong singkat ini.

Arya Purna pertama kali mengenal atau mulai memasuki hal yang berbau Kepramukaan ini sejak SMP kelas 2. Peria yang akrab di sapa Arya ini mengatakan bahwa ketika itu awalnya ikut Pramuka karena menjadi Pengurus OSIS, dan OSIS pada saat itu diminta untuk mengikuti Pramuka. Maka dari itu ia mulai ikut Pramuka. Namun menurut Arya, ternyata ikut Pramuka merupakan keputusan yang tepat. “Pada awalnya memang saya ikut Pramuka karena OSIS diminta untuk ikut juga, namun setelah join ke Pramuka, saya menjadi menyukai Pramuka karena saya merasa Pramuka itu menantang, seru, dan kreatif”. Ungkap kakak sulung dari Kadek Denis. 

  Arya menjelaskan bahwa baginya setelah join ke Pramuka itu memang terasa berbeda cara pandang yang dimiliki. “Setelah masuk Pramuka itu terasa berbeda, kita itu menjadi lebih sadar kalau hidup itu perlu persiapan yang matang untuk masa depan”. pungkas Arya.

Kemudian segenap pengalamannya didalam Kepramukaan, ia menjelaskan bahwa setelah mulai join ke Pramuka, ia mulai aktif berorganisasi dalam Pramuka. Bahkan ia hampir terpilih ikut Lomba Tingkat (LT-III), namun karena ketatnya persaingan akhirnya ia hanya bisa menjadi cadangan. Ia juga pernah mengikuti Lomba Smanbara Scout Competitin (SSC) saat duduk di bangku kelas 2 SMP dan kembali mengikutinya pada kelas 3 SMP mewakili pangkalan bersama regunya.

Selain itu, ia pernah mengikuti Lomba Gempita Pramuka Smansa (GPS). Ketikamenginjak bangku kelas 3 SMP, Arya terpilih menjadi Pratama masa bhakti 2017-2018 di SMP N 1 Banjar kala itu di yang menjadi tempatnya bernaung. Melanjutkan kejenjang SMA, kiprahnya di dunia Kepramukaan sempat meredup karena ia bersekolah di sekolah berasrama yang tergolong baru kala itu. Namun akhirnya setelah beberapa saat terhenti, kiprahnya kembali berlanjut setelah ia lolos seleksi DKR Banjar dan terpilih menjadi Ketua DKR Banjar. 

Selanjutnya, ia juga mengikuti Saka Bhayangkara dan juga terpilih menjadi Satin didalamnya. Pengalaman lainnya yang ia miliki adalah, ia pernah mengikuti Lomba Lokabhara, menjadi Panitia Lokabhara ke X, pernah mengikuti Perkemahan Wirakarya Daerah Bali dan bahkan juga mendapatkan penghargaan ketika itu. Saat ini ia sudah tergabung kedalam Scouts Journalist, dan juga telah tergabung kedalam Pramuka Peduli Buleleng dibawah bimbingan BPBD Buleleng. Dan terakhir ia mengikuti Musppanitra Cabang Buleleng sebagai perwakilan dari DKR Banjar dalam agenda pemilihan DKC Buleleng yang baru. 

Penulis : I Komang Bayu Krisna Kartika

Bidang  : Kegiatan Kepramukaan

Kategori
Berita

Peringati Baden Powell Day ke-163, Dewan Kerja Ranting Banjar Gelar Bakti Sosial.

Dalam rangka memperingati lahirnya pendiri pramuka (scout) Lord Baden Powell ke-163, Dewan Kerja Ranting Banjar (DKR) bersinergi dengan pangkalan yang ada di Kwartir Ranting Banjar melaksanakan giat bersih dari lapangan banjar hingga di pantai desa/kecamatan Banjar. (24/02)
Banjar,- Puluhan siswa pramuka ikut serta dalam kegiatan bakti sosial atau tepatnya 74 orang Pramuka Putra-putri terdiri dari Pramuka Ambalan Mahadewa-Mahadewi SMAN 1 Banjar, Ambalan Semara-Ratih SMAN 2 Banjar, Amabalan Taruna SMA Taruna Mandara, Pramuka Penggalang SMPN 1 Banjar dan Perwakilan SMPN 2 Banjar.
Pelaksanaan bakti sosial ini dibuka oleh Camat Banjar I Gede Arya Suardana Selaku Ketua Majelis Pembimbing Ranting Banjar, didampingi Ketua Harian kwaran banjar I Gusti Ketut Widya, Kordinator Disdikpora Kecamatan Banjar Wayan Wenten dan Andalan urusan Cabang Penegak Kwaran Banjar IB Giri Atmaja.
Ketua Harian Kwaran Banjar I Gusti Ketut Widya mengatakan DKR hendaknya bisa menumbuhkan komunikasi,Koordinasi dan Kolaborasi bersama instansi-instansi satuan pendidikan untuk diajak kerja sama untuk membangun mental positif generasi muda.
“Dalam Berkegiatan kita hendaknya Bermain Cantik dalam artian menumbuhkan kecintaan komunikasi,Koordinasi dan Kolaborasi dasar dan bisa mendatangi instansi-instansi satuan pendidikan untuk diajak kerja sama untuk membangun mental kita bersama di generasi penerus agar memiliki mental yang positif”. Ungkapnya.
Kak widya berharap generasi penerus bangsa agar tetap menjaga persatuan kesatuan, komunikasi dan kordinasi kepada antar instansi. “Saya harap pramuka generasi penerus tetap kokohkan Persatuan,Tingkatkan Komunikasi,Kordinasi terhadap satuan-satuan pendidik agar kita tetap bersatu di Banjar ini dan Bisa Memunculkan pendidik karakter yang betul-betul karakter bukan hanya karakter biasa”.Pungkasnya.
Antusias para peserta sangat tinggi dilihat dari semangat memungut sampah hingga bersih. Sampah yang berhasil di kumpulkan para peserta di jadikan satu dan kemudian diangkut oleh petugas kebersihan desa. –SH-002

Ikuti juga kami di
-instagram : @info_dkrbanjar
-Facebook : Dkr Banjar
Kategori
Berita

Bangkitkan Pramuka Banjar, Dewan Kerja Ranting Banjar Gelar DKR Competition.

Para pemenang Lomba LKKBB

Kompetisi Pramuka tingkat Penggalang dan Siaga Se-Kwartir Ranting Banjar dalam ajang perlombaan DKR Competition, diharapkan Pramuka Banjar kembali bangkit dan eksis. Rabu, 19 Juni 2019.

Banjar, – Dewan Kerja Ranting (DKR) merupakan wadah pembinaan dan pengembangan kaderisasi kepemimpinan ditingkat Kwartir Ranting yang beranggotakan Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega, baik Putri maupun Putra. Salah satu tugas dari Dewan Kerja Ranting adalah melaksankan keputusan musyawarah pramuka sesuai dengan rencana kerja kwartirnya.   

LOMA PIONERING

Mempertemukan Pramuka Penggalang dan Siaga merupakan salah satu solusi bagi Dewan Kerja Kwartir Ranting Banjar untuk membangkitkan kembali semangat Kepramukaan di wilayah Kwartir Ranting Banjar. Hampir mencapai 70 Peserta baik Perwakilan masing-masing SMP dan Gugus berpartisipasi di kegiatan DKR Competitionyang bertempat di Bumi Perkemahan SMA Negeri 1 Banjar, Kec. Banjar, Buleleng, Bali.

Dalam kegiatan tersebut melibatkan peserta 65 Putra, 5 Putri dan panitia hampir mencapai 50 orang. Pelaksanaan kegiatan tersebut berlangsung satu hari pada hari Rabu,19 Juni 2019 di Bumi Perkemahan SMA Negeri 1 Banjar dengan tema Membangkitkan Kembali Pramuka Banjar Yang Eksis, Bersemangat, dan Berkreatifitas.

Nampak kita lihat dalam kegiatan DKR Competition dihadiri oleh Sekretaris Camat Banjar, Perwakilan Polsek Banjar, Perwakilan Koramil Banjar, Kepala Desa Banyuatis, Pramuka Penggalang dan Penegak yang ada di seputaran Kecamatan Banjar.

Sekretaris Camat Banjar mengatakan, Kegiatan Pramuka merupakan kegiatan yang sangat baik guna meningkatkan kedisiplinan seluruh siswa baik untuk mencapai tujuan kedepannya. “Kegiatan Pramuka ini memang sangat baik apalagi di era globalisasi seperti saat ini. Dimana pramuka bisa menjadi contoh atau pelopor kedisiplinan siswa baik disekolah maupun dimasyarakat”.Pungkasnya usai membukan Kegiatan DKR Competition.

FOTO BERSAMA USAI KEGIATAN

Kegiatan ini merupakan kegiatan awal dari bangkitkanya kembali Pramuka Ranting Banjar. Dengan bantuan dan kontribusi dari berbagai pihak akhirnya terselenggara lah kegiatan tersebut. adapun kegiatan yang dilaksanakan diantaranya Lomba Kreasi Ketangkasan Baris-Berbaris (LKKBB) dan Lomba Pionering Menara Pandang tingkat Penggalang, Lomba Senam Pramuka (LSP) dan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Pramuka tingkat Siaga se-Kwartir Ranting Banjar. DKR-SEP

Berikut pemenang lomba dimasing-masing kategori yaitu

Lomba Kreasi Ketangkasan Baris-Berbaris (LKKBB)

Juara 1 : SMP Negeri 3 Banjar

Juara 2 : SMP Negeri 1 Banjar

Juara 3 : SMP Negeri 2 Banjar

Juara Harapan 1 : SMP Satu Atap Negeri 3 Banjar

Pemenang Lomba Pionering Menara Pandang

Juara 1 : SMP Negeri 1 Banjar

Juara 2 : SMP Negeri 3 Banjar

Juara 3 : SMP Satu Atap Negeri 3 Banjar

Pemenang Lomba Cerdas Cermat (LCC) Pramuka

Juara 1 : Gede Pradnya Setriadi Putra

Juara 2 : Made Septya Wira Adi

Juara 3 : Gede Juli Satria Wibawa

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai