Kategori
Biografi

Okarmita : Pramuka itu Kemah.

Ida Kade Okarmita

Nah kali ini, kita akan memperkenalkan salah satu anggota DKR Banjar masa bakti 2018/2021. Pingin tahu? Yuk kita ulas lebih lengkapnya lagi dibawah ini :

Siapa yang tidak tahu sosok pria berbadan tinggi, hitam manis namun dikenal sebagai orang yang berjiwa tertutup atau bisa dikatakan pendiam dan kaku. Ialah Ida Kade Okarmita seorang pria kelahiran Banjar, 5 november 1997. Dia kerap dipanggil Okar dikalangan teman-temannya. Ia adalah seorang siswa SMA N 2 Banjar, dan kini ia sudah menamatkan dirinya di sekolah tersebut.

Okar tinggal di Dusun Munduk, Desa Banjar, Kecamatan Banjar. Ia tinggal bersama kedua orangtuanya. Ayahnya bernama Ida Ketut Oka dan Ibunya yang bernama Dayu Putu Astiti. Okar merupakan anak kedua dari 2 orang bersaudara.

Seperti yang kita ketahui, Okar dikenal sebagai anak yang pendiam, namun dibalik sifatnya itu, Ia merupakan sosok yang tegas. Semenjak sd, Ia sudah tertarik dengan kepramukaan. Namun, ia belum mengikuti kegiatan kepramukaan. Tapi, saat Ia menginjak smp, tepatnya kelas 1 di SMPN 1 Banjar, Ia mulai terbuka dan menggeluti dunia kepramukaan. Dan saat itulah pertama kalinya Ia mengenal pramuka lebih dalam.

Dimasa smp ini dia banyak mempelajari tentang materi kepramukaan. Mulai dari PBB, knotting, kompas, hingga materi umum tentang kepramukaan. Di smp Ia tak banyak mengikuti kegiatan perlombaan, karena banyaknya persaingan. Setelah Ia menamatkan dirinya di Smp, kemudian Ia melanjutkan study nya di SMA N 2 BANJAR.

Seperti sebelumnya, Okar masih mengikuti  dunia kepramukaan di jenjang sma. Kemudian pada tahun 2018 Ia mulai aktif mengikuti pramuka di luar sekolah. Seperti, mengikuti Saka Wirakartika dan Dewan Kerja Ranting (DKR) Banjar. Semua itu tercapai karena keinginan dan tekat yang kuat dari dalam dirinya.

Pengalaman Okar selama mengikuti kegiatan kepramukaan,pramuka itu sangat menyenangkan,kalau ada kegiatan kepramukaan pasti seru,pramuka itu memiliki banyak kegiatan.

Okar pernah mengikuti lomba dari smp seperti lomba,LT-III di Patas,lomba semanbara di SMA Bali Mandar,dan waktu SMA dia mengikuti lomba campuonsip di Dodiklapur,satu lagi lomba Lokabara.

Dengan banyaknya kegiatan kepramukaan yang diikuti, tidak membuat Okar melupakan kewajibannya baik sebagai seorang anak maupun siswa. Sehingga dari hal itu, Ia harus mampu membagi waktunya dengan bijak. Karena baginya pramuka itu bukanlah penghalang dirinya untuk berkarya, melainkan pendukung baginya untuk menjadi lebih baik.  “ Sepadat apapun kegiatan prauka saya sebagai seorang anak ya harus bijak membagi waktu antara kegiatan, orang tua dan sekolah saya”. Ungkap pria yang memiliki hobby memancing itu.

Okar menambahkan, hal menarik dari kegiatan kepramukaan itu ialah mengikuti perkemahan dan melakukan kegiatan ekstra pramuka. Maka dari itu ia pun mulai mengikutin kegiatan kepramukaan pada masa SMP sampai dengan SMA. “Dalam Pramuka hal yang paling menarik menurut saya yaitu saat latihan pramuka dan Kemah tentunya. Tanpa Kemah Pramuka itu berasa ada yang kurang, bisa di bilang Pramuka tanpa kemah bukan pramuka namanya. jadi pramuka itu kemah kegiatannya yang paling utama.”Pungkasnya.

Ida Kade Okarmita

Pesan Okar,semoga yang ikut pramuka jadi betah trus smngat mengikuti pramuka dan smoga juga pramuka selalu jaya.

Nama penulis       : Ida Kade Amerta

Bidang                            : Kegiatan Kepramukaan

Kategori
Biografi

Ari Septena : Pramuka Bagian dari Masyarakat.

I Gede Ari Septena Putra

“Hai, Sahabat apa kabar ?…. Semoga baik dong.. selalu sehat yaa…”

“Jangan lupa selalu jaga kesehatan yaa…di tengah masa pandemic ini okee”

Lanjutt…

“Oke,..kali ini saya akan mengupas tuntas tentang perjalanan Dunia Kepramukaannya”

Kepoin yukk…

“Dia,.. adalah anggota Dewan Kerja Ranting Banjar yang cool, berani, dan juga tampan”

Singaraja adalah Kota yang Besar dan Banyak tempat wisata yang sangat indah,..disinilah

Pria yang kerap disapa Asep/ Ari septena atau Geru ini lahir, yaitu tepatnya di Pedawa, 20 September 2001

Asep adalah anak Pertama dari Dua bersaudara dari pasangan Made Parawan dengan Ni Nyoman Mitrini

Dan sekarang bertempat tinggal di Banjar dinas Lambo, Desa Pedawa, Kec. Banjar, Kab. Buleleng, Prov. Bali

Asep adalah anak yang baik kepada setiap orang, hingga awal perjalanan karirrnya dalam dunia Kepramukaan yaitu pada tinggkat Siaga yang berpangkalan di SD 2 Pedawa, Kemudian ia lanjut ke Tingkat pengggalang berpangkalan di pangkalan SMP Negeri 4 Banjar, dan disinilah ia dipercayai mengemban tugas sebagai Pradana Putra di SMP N 4 Pedawa Wahhh luarbiasa bukan ? …..

Lanjut…

Lalu setelah ia Tamat dari menempuh pendidikan Sekolah menengah pertama lalu ia melanjutkan ke SMA,… ia bersekolah di SMA Negeri 1 Banjar disini perjalanan karirr Kepramukaan Asep tidak putus,.. ia melnjutkan karirrnya sebagai Anggota DKR disinilah awal perjalan Asep di DKR dengan mengemban tugas sebagai Sie Kegiatan….

Selain itu Asep juga pernah menjadi Salah satu anggota PASKIBRAKA Kabupaten Buleleng pada tahun 2019 lohh…

I Gede Ari Septena Putra

Dan juga ia juga Hobi bermain Volyball dan juga bermain Video game….

Wahh Multitalent bukan ?….

Bagi Asep sendiri “PRAMUKA” tidak hanya organisasi biasa namun pramuka adalah organisasi pendidikan non formal yang ada di sekolah dan juga yang paling dekat dengan masyarakat. “Di Masyarakat siapa tidak kenal dengan kata Pramuka?. pastinya sudah tidak asing dengan nama itu. Pramuka adalah sebuah Organisasi yang mengajarkan kemandirian, Tetapi lebih tepatnya mempersiapkan insan Pramuka itu sendiri untuk terjun ke masyarakat nantinya. Maka dari itu Pramuka adalah bagian dari masyarakat itu sendiri. Kegiatan pramuka tidak lepas dari masyarakat seperti bakti sosial dan kemah. yang tentunya sudah tertuang di dasa dharma dan tri satya”. Pungkas Pria bernama lengkap I Gede Ari Septena Putra itu.

Penulis: I Gede Putrayasa

Bidang : Kegiatan Kepramukaan

Kategori
Biografi

Riska M : Pramuka Wadah Berekspresi.

“Hallo guys disini saya akan membahas salah satu anggota DKR yang cantik baik dan ramah lembut.”Dia adalah Putu Riska Mariantini.                

Putu Riska Mariantini

Inilah Riska Mariantini yang sering disapa Riska, yang bernama lengkap Putu Riska Mariantini , Yang lahir di Desa Umejero, Pada tanggal 1 Maret 2003. Riska merupakan anak pertama dari dua bersaudara dari pasangan Nengah Sariane dan Siti Hartatik. Riska sekarang tinggal di Dusun Waru, Desa Umejero, Kecamatan BusungBiu, Buleleng, Bali.

Riska adalah orang yg ramah kepada semua orang.Sejak SD Riska orangnya sangat cantk dan lemah lembut, tapi sayangnya Riska belum mengenal Pramuka. Setelah lulus dari SD, Yaitu SD N 2 Umejero. Riska melanjutkan Sekolahnya di SMP n 2 Banjar.

Disini Riska mulai mengenal pramuka pada kelas 8 Riska menjadi salah satu anggota Andalan SMP n 2 Banjar,Riska ikut pramuka karena ingin tau lagi lebih luas tentang Pramuka.Dan disinilah Riska suka dengan pramuka, Riskla suka pramuka karena bagi Riska Pramuka mengajarkankita kebersamaan, hebatnya kekompakan dan pentingnya ke disiplinan.

Harapan Riska ikut Pramuka disini dalah smoga di Pramuka  Riska bisa menambah lagi pengetahuan tentang Pramuka yg lebih luas lagi. Setelah lulus dari SMP n 2 Banjar Riska melanjutkan Sekolah di SMA n 1 Banjar. Di SMA Riska mencalonkan diri sebagai anggota DKR Banjar, dan dia join di anggota DKR di DKR Riska mendapat kedudukan di bidang KajianKepramukaan. Riska juga pernah mengikuti latihan perekrutan Saka Bhayangkara dan dia resmi menjadi anggota Saka Bhayangkara.

Untuk mencapai itu Riska membutuhkan usaha yg sangat keras doa dan dukungan dari keluarga dan teman temannya. Disamping itu Riska juga harus bisa membagi waktu dengan sebaik baiknya antara Keluarga,teman,hoby(Basket),organisasi. Karena tidak semua orang bisa membagi wakyunya dengan baik.

Putu Riska Mariantini

Dalam mengikuti Kegiatan Pramuka, ada hal yang berkesan sampai saat ini yang gadis berparas mungil dan bersuara kecil ini yaitu ketika melaksanakan sebuah kegiatan bersama para Pembina dan kakak senior yang dimana membuatnya merasa bangga karena berkesempatan bersama mereka di satu kegiatan. “Saya merasa bangga dan agak sedikit tegang karena bisa berkesempatan satu kegiatan dengan para senior dan kakak Pembina yang hebat-hbat dalam pramuka. Jadi saya bisa mendapatkan pengalaman baru”. Papar Riska yang sekrang baru naik kelas XII.

Ia menambahkan, dalam kegiatan Pramuka hal paling berkesan dan menyenangkan adalah saat api unggun karena bisa berekspresi melalui pentas seni. “Saat Api Unggun adalah momen dimana di tunggu-tunggu. Kita bisa menampilkan bakat kita baik individu maupun berkelompok, baik itu bernyanyi, menari, berpuisi dan lain-lain”. Pungkas Gadis Jurusan Mipa itu.

Riska juga punya pesan di Pramuka yaitu jangan pernah takut ikut Pramuka karena di Pramuka kita banyak mempunyai teman dan juga banyak mendapatkan ilmu dari Pramuka.

Penulis:Gede Riska Pranata

Bidang: Evaluasi.

Kategori
Biografi

Agus KJ : Di Pramuka Menemukan Jati Diri.

Agus Kusuma Jaya

Kali ini kita akan membahas profil dari salah satu anggota Dewan Kerja Ranting Banjar angkatan 18/21, yaitu Agus Kusuma Jaya atau yang akrab di sapa dengan nama Agus Kj dia adalah seorang pria tampan kelahiran Badung 03 Maret 2003 anak pertama dan satu-satunya dari pasangan Wayan Sujana dan Wayan Kawit.

Pria yng hoby bermain musik ini mulai mengikuti pramuka sejak menginjak Sekolah dasar yaitu di SD N 3 Gesing, ia pernah mengikuti Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FL2SN) Bidang Musik sewaktu SD. Namun ia harus mengelus dada karena tereliminasi lebih awal disebabkan kurangnya persiapan.

Setelah tamat Sekolah dasar ia melanjutkan ke jenjang Sekolah Menengah Pertama(SMP) yaitu di SMP N 2 BANJAR, namun setelah menginjak sekolah menengah pertama ia kurang aktif dalam kegiatan kepramukaan karena sempat kurang suka dengan pramuka, bahkan ia pernah bolos saat kegiatan pramuka, setelah 3 tahun bersekolah  di SMP N 2 BANJAR, ia pun lulus dan melanjutkan sekolahnya ke SMA N 1 BANJAR. Nah disinilah ia memantapkan tingkat minatnya dalam kepramukaan, alasan ia ikut pramuka yaitu karna ia ingin menambah pengalaman dan juga karena ia suka dengan kegiatan-kegiatan petualangan.

Dan akhirnya, ia mencalonkan diri untuk ikut organisasi Dewan Kerja Ranting (DKR) setelah mengikuti berbagai macam seleksi akhirnya dia lolos untuk menjadi anggota DKR, hal yang membuat ia senang dlam pramuka terutamanya di organisasi DKR yaitu karna kebersamaannya,hal yang sulit pun akan terasa mudah kalau sudah dikerjakan secara bersama dalam pramuka. Di dalam dkr sendiri ia mendapat jabatan menjadi sie humas dan kegiatanya mengambil fto dan memposting di media sosial dkr banjar. walaupun begitu ia tetap semangat dan pantang menyerah.

Agus Kusuma Jaya

Di dalam kegiatan dkr sendiri Agus Kj pernah mengikuti beberapa kegiatan salah satunya yaitu DKR Competition(DKR-COM) di kegiatan tersebut ia menjadi panitia dan menjadi sie lkbb. Menurutnya pengalaman yng paling berkesan dalam pramuka yaitu saat melaksanakan outbond walaupun dari start kakinya sempat keseleo tapi karena kebersamaan rasa sakitnya menjadi ilang dan pada saat kegiatan outbond ini juga kita di ajarkan untuk menjadi satu tim yng kompak dan bertanggung jawab, banyak pengalaman yng dia rasakan di  dalam kegiatan kepramukaan, pengalaman demi pengalaman membuat ia belajar tuk jadi individu yang lebih baik.

Menurut ia hal yang paling berkesan dalam kegiatan kepramukaan adalah kebersamaan yng sangat kuat dalam kegiatan apapun, dan di pramuka ia menemukan jati dirinya. Harapan dari agus kj untuk penerus adik-adik DKR yang baru saja dilantik agar lebih disiplin,bertanggung jawab terhadap tugas-tugasnya, kreatif,dan dapat menjaga nama baik DKR,semoga bisa menjadi panutan untuk adik-adiknya,dan kalau bekerja juga jangan setengah-setengah dan harapan untuk DKR, semoga DKR kedepannya semakin eksis dan semakin berjaya

PENULIS : Putu Adi widiantara

BIDANG  : Sie Evaluasi

Kategori
Biografi

Nara : Saudara tak Sedarah di Pramuka.

Some content on this page was disabled on 9 May 2025 for the publication of private information. You can learn more about this guideline here:

https://wordpress.com/support/user-guidelines/

Kategori
Biografi

Dede : Hasil Tepat Jika Keputusan Tepat.

I Gede Septian Kusuma Narendra

Apa kabar semua ?      “Semoga  baik baik aja di tengah pandemic corona ini”

Disini kita akan membahas salah satu profil anggota DKR Banjar yaitu    *Dede *

Ini lah Dede gitu biasnya temen temen memanggli nya ,Dede yang bernama lengkap :I Gede Septian Kusuma Narendra ,lahir pada Selasa ,17 September  2002 , Dede merupakan anak pertama   dari dua bersaudara dari pasangan I Gede Astawan  dan I Ni Luh Ririn Suantari ,Dede tinggal sekarang   di dusun Jembong ,Desa Gobleg ,Kecamatan Banjar ,Buleleng ,Bali .

Dede merupakan anak yang sangat cermat dalam  mengambil keputusan  ,displin  dan juga pintar hampir di segala bidang ,di samping itu Dede juga anak nya ramah kepada semua orang . Sejak kecil dede itu udah  berprestasi  didalam bidang akademik maupun  non akademik pernah mengikuti lomba nyurat aksara Bali.Sejak SD juga dede sudah menggeluti bidang ke pramukan Dede lulus  dari SD n  1 Gobleg dan melanjutkan sekolah ke  SMP n 2 Banjar .Di SMP n 2 Banjar Dede juga Sangat aktif di dalam organisasi salah satunya yaitu di OSIS,PMR,dan yang paling pasti adalah di PRAMUKA maka tak heran kalo Dede itu banyak sekali memiliki teman dan pengalaman yang banyak  contoh nya pernah mengikuti  LCT PMR ,KKR ,JAMNAS ,JUMBARA dll .

I Gede Septian Kusuma Narendra

Setelah lulus dari SMP ,Dede melanjutkan bersekolah  di SMA n 1 Banjar ,di SMA  Dede juga engak kalah aktif sama di SMP ,di SMA Dede aktif di PMR dan PRAMUKA ,kususnya di PRAMUKA .Dede menjadi sekertaris 1  DKR Banjar  bersama dengan Kirani dan juga mengikuti  pelatihan, perekrutan  saka Bhyangkara  dan sekarang resmi menjadi anggota saka Bhayangkara   ,untuk mencapai hal tersebut sangat sulit perlu banyak  kerja keras, doa dan juga dukungan dari orang tua  .

Disamping itu Dede  harus bisa membagi waktu dengan sebaik  baik nya antara  keluarga ,organisasi ,belajar ,teman teman dan juga hobinya(menggambar ),tidak semua orang bisa membagi waktu nya dengan baik.mungkin Dede bisa seperti itu karna udah dari kecil pintar dalam mengambil keputusan harus di utamakan dan yang mana belakangan .Maka tak heran kalo Dede itu sering di kagumi oleh teman temannya dan juga adik adik kelas.

Penulis : Putu Ariyastika

Bidang Kepramukaan

Kategori
Biografi

Eka Marlina : Setiap Kegiatan Punya Kesan.

Ni Gusti Putu Eka Marlina

Hy kawan-kawan,kali ini kita akan membahas tentang profile seorang gadis cantik dari DKR Banjar masa bakti 2018-2021 siapakah dia??

Ya,ia adalah Ni Gusti Putu Eka Marlina Purnama Sari gadis kelahiran Denpasar,28 Maret 2002,ia adalah seorang siswi di SMA Negeri 1 Banjar,dan kini ia sudah menginjak kelas 11 dan beranjak ke kelas 12.

Eka merupakan anak tunggal dari pasangan Made Yudhi Primaharyana dan Gusti Ayu Mahendrayanti yang bertempat tinggalkan di Desa Munduk,Eka memiliki hobi yaitu bermain basket dan menulis

Pengalaman Eka di pramuka sudah ia dapatkan dari sejak Sekolah Dasar,akan tetapi pada saat itu ia hanya sekedar mengikuti ajakan dari teman nya saja karena pada saat itu ia tidak mengerti dengan tentang kepramukaan,tetapi sejak salah satu teman nya di tunjuk ikut Jambore Ranting dan menceritakan keseruan ikut pramuka pada Eka,Eka pun merasa penasaran,pada saat SMP pun ia sering mengikuti kegiatan peamuka dan banyak prestasi yang ia peroleh,hingga ia menjadi salah satu anggota DKR di jenjang SMA

alasan ia mengikuti pramuka adalah selain menambah ilmu,juga untuk menambah pengalaman yang berkesan di setiap kegiatan,menjadi lebih percaya diri di depan umum,berani menyampaikan argumen,dan menjadi pribadi yang disiplin

“Kakak ikut pramuka selain menambah ilmu kita juga bisa dapat pengalaman yang berkesan dari setiap kegiatan,kita juga bisa lebih percaya diri di depan umum, berani menyampaikan argumen kita, lebih disiplin juga

Ia juga berpesan kepada penerusnya agar bisa lebih bertanggung jawab,lebih disiplin,bisa menjalankan tugas tanpa komando,dan membangkitkan pramuka di Banjar

“Pesan kakak,semoga penerus dkr yang baru ini bisa lebih bertanggung jawab, berani nyampein argumen, disiplin bisa ngejalanin tugas tanpa harus di komando dari senior, buat even” bergengsi, membangkitkan nama pramuka di Banjar tentunya GOOD LUCK”

Nama penulis:Gede Agus Risky Pratama

Bidang:Kegiatan kepramukaan

Kategori
Biografi

Rudy : Jadilah Pramuka Yang Suri Tauladan

Gede Rudy Pastika

Gede Rudy Pastika Giri atau sering dipanggil Derudy ia lahir di banyuatis 04 mei 2003 sekarang dia berumur 17 tahun. Dia anak pertama dari 3 bersaudara dan anak dari pasangan Kadek Budiarta Dan Kadek Karyani,

 Derudy tinggal di desa banyuatis sebenarnya dia berasal dari Desa Tegak Kecamatan Klungkung. Sejak ia duduk dibangku sekolah dasar kelas VI ia sudah mulai mengikuti ekstra pramuka tetapi ia tidak begitu mendalaminya semenjak memasuki sekolah menengah pertama (SMP) ia juga mengikuti kegiatan pramuka disana ia dalam mengikuti kegiatan pramuka ia dipilih menjadi kader pramuka yang  sekarang sering disebut dengan  andalan ,di sekolah SMP NEGERI 2 BANJAR.

Selama ia mengikuti kegiatan pramuka di SMP ilmu yg didapat kurang efektif karena pada masa itu kegiatan kepramukaan di SMP tidak terlalu aktif diadakan tidak seperti sekarang ini. Hal yang ia rasakan selama mengikuti kegiatan pramuka dalam ucapnya. “biasa saja,sama halnya seperti ekstra yang lain mungkin karena ia belum mengenal apa itu arti dari pramuka yang sebenarnya”. Ucapnya.

setalah beberapa bulan berlalu,disana ia merasakan senang dalam mengikuti pramuka karean ia sudah memahami apa itu pramuka , oleh karena itu ia mengetahui bahwa wadah dari hobinya itu adalah dikepramukaan,kenapa dikepramukaan? Karena ia senang menjelajahi alam sama halnya seperti dalam pramuka dan menurutnya ia sangat senang dan bangga bisa mengikuti pramuka karna pramuka itu tidak pernah membosankan.

Derudy juga merupakan tamatan dari SMP N 2 BANJAR hingga pada tahun 2018 ia melanjutkan study ke sekolah yang lebih tinggi yaitu SMA,tepatnya di SMA NEGERI 1 BANJAR. Sejak ia duduk dibangku SMA yaitu kelas X ia sangat aktif mengikuti ekstra pramuka dan sempat juga ia mencalonkan diri sebagai DKR BANJAR hingga ia menduduki jabatan sebagai Coordinator Sie Humas. Ia juga memiliki pengalaman  mengikuti pelantikan  saka bhayangkara,dan pelantikan DKR yang tidak pernah ia lupakan.

Selain itu ia juga pernah menjadi panitia dalam perekrutan DKR ia menjabat sebagai ketua panitia selain itu dalam perekrutan Ambalan Mahadewa Mahadewi ia juga pernah menjadi koor pelengkap,selanjutannya dalam acara DKR Competition ia juga pernah menjadi koor lapangan,acara pelantikan ramu di SMP NEGERI 2 BANJAR sebanyak dua kali ia sebagai pembantu Pembina.

Pesan Derudy bagi anggota DKR baru yaitu,ia berharap kegiatan kepramukaan khususnya untuk para anggota DKR agar lebih mandiri dan lebih bisa untuk beradaptasi dengan lingkungan baik itu sekolah maupun masyarakat ,selain  itu jadikan pramuka sebagai suri teladan yang baik untuk sekolah ,dengan adanya DKR ini saya berharap kepada smua teman teman pramuka atau DKR BANJAR semoga kegiatan kepramukaan ini lebih aktif dan tentunya bermanfaat bagi kita semua baik itu sekolah,lingkungan masyarakat dan lainnya dan tidak lupa harus berpedoman dengan TRI SATYA DAN DASA DHARMA ,dan jangan mudah putus asa dalam menjalankan tugas. “

Ingat Setiap Hal Yg Baru Jangan Hanya Dipelajari Tetapi Harus Dilaksanakan’’ ~Rudypg~

Kesan Derudy dalam mengikuti kegiatan pramuka yaitu menurutnya pramuka itu telah memberikan banyak pengaruh terutama pengaruh baik,seperti ia jauh lebih percaya diri dalam berorganisasi,aktif dalam berdinamika kelompok Bersama anggota lainnya,kreatif dalam disegala kegiatan yang telah ia ikuti. Selain itu pramuka juga lebih disiplin dan pantang menyerah untuk kemajuan nusa dan bangsa.

Nama Penulis : Ni Kadek Yeni Okta Piyanita

Bidang            : Sie Humas

Kategori
Biografi

Ulan : Jangan Pernah Gengsi.

Halo gays, kali ini saya akan membahas salah satu anggota DKR angkatan ke-2 masa bakti 2018-2021 .Siapakah dia?

Ya….dia adalah Putu Ulan Juliantari

Ok kita mulai saja pembahasannya,Ulan Juliantari wanita cantik yang berkelahiran Bengkel,2 juli 2003 tersebut.ternyata masih duduk di bangku sekolah,sekarang iya kelas XI dan bersekolah di SMANSABAR.

Putu Ulan Juliantari

Ulan merupakan anak pertama dari pasangan Kadek Sumada dan Ketut Meni .Disekolah iya sangat aktif dalam organisasi,buktinya iya mengikuti beberapa organisasi seperti OSIS dan PRAMUKA ,selain itu dia juga ikut saka bhayangkara.

Gengsi Bukankanlah halangan untuk mengembangkan jiwa wirausahanya. Wanita yang lebih akrab di panggil ulan tersebut ternyata sangat tangguh buktinya pulang sekolah dia tidak seperti anak pada umumnya melainkan iya harus jualan terkadang sebelum sekolah iya harus belanja untuk kebutuhan jualan nantinya. “Di Pramuka saya diajarkan mandiri dan lebih dewasa. Saya di rumah sebelum sekolah pagi pagi saya membeli bahan dagangan yang di jual nanti sore sepulang sekolah. Di masa pandemi ini karna sekolah belajar lewat online jadinya kerjaan saya bisa diatur lebih leluasa. Intinya jangan pernah gengsi untuk memulai, selama kita punya komitmen dan semangat lanjutkan saja”. Ujar Ulan.

Putu Ulan Juliantari

Iya mulai berkecimpung di PRAMUKA sejak duduk di bangku sekolah dasar dan mendalaminya sejak SMA.Pada awalnya iya ikut sebagai ambalan MAHADEWA MAHADEWI dan pada 2018 iya ikut dalam perekrutan DKR akhirnya sekarang iya tergabung ke DKR dan iya berada di sie-evaluasi .

Ada berapa harapan dari ulan untuk adik -adiknya untuk kedepan ! 

“kakak termasuk DKR pertama,walaupun sebenarnya tidak .Proker DKR sekarang yang belum terlaksanakan karena banyak sebab harapan kakak nanti penerus kakak memiliki proker yang lebih baik lagi dari sebelumnya dan kegiatannya yang dimiliki DKR selanjutnya lebih bergengsi dari pada kegiatan DKR daerah lain.

Oleh:GEDE KRHISNA WARUNA

Sie   :HUMAS

Kategori
Biografi

Asri : Organisasi Bukan Halangan Meraih Prestasi Akademik.

Putu Asri Wangi

Hy kakak-kakak sekalian

Hari ini kita akan membahas salah satu profil dari Anggota DKR Banjar masa bakti 2018-2021.  Penasaran??? Mari kita ulas selengkapnya dalam profil berikut ini.

PUTU ASRI WANGI, atau sosok yang akrab disapa Asri ini merupakan salah satu lulusan dari SMP N 2 Banjar. Ia lahir di Desa Kayuputih, 30 Desember 2003. Asri sendiri merupakan anak sulung dari empat orang bersaudara, yang terlahir dari pasangan KETUT BUDIASA dan PUTU SURIANI 

 Asri sendiri saat ini merupakan salah seorang pelajar yang tengah menempuh pendidikannya pada jenjang SMA di salah satu Sekolah Menengah Atas yang berlokasi di Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng.    Sekolah yang dimksudkan ialah SMA N 1 BANJAR. Asri sendiri saat ini sudah menginjak bangku kelas XI SMA dan memilih bidang jurusan MIPA. Di sekolahnya saat ini yaitu SMA N 1 Banjar, Asri sendiri merupakan salah seorang siswi yang sangat dikenal disana. Bahkan dapat dikatakan tidak ada seorang pun anggota sekolah yang tidak mengetahuinya, atau dapat dikatakan bahwa ia merupakan sosok yang popular disekolahnya. Hal ini karena ia merupakan sosok yang memiliki jiwa kepemimpinan dan juga kemampuan dalam berorganisasi yang terbilang sudah cukup mumpuni bagi remaja sebayanya. Dikarenakan kemampuan yang dimilikinya tersebut, maka akhirnya terpilihlah ia untuk mengemban tanggung jawab dan tugas  sebagai Ketua OSIS di SMA N 1 Banjar tempatnya bernaung saat ini, melalui pemilihan oleh seluruh warga sekolah.

Putu Asri Wangi

Nah didalam bidang Kepramukaan sendiri, Asri baru mulai mengenal dan  mengikuti  yang namanya Pramuka ini terhitung semenjak ia mulai mengenyam pendidikan di bangku Sekolah Menengah Pertama atau SMP. Namun Asri sendiri sangat menyayangkan keikutsertaannya tidaklah begitu mendalam. “Sayangnya dulu saya ikut serta, namun tidak begitu mendalam dan juga seadanya”. Tutur Ketua OSIS SMA N 1 Banjar ini.

Namun akhirnya ia mulai benar-benar   berkecimpung dengan serius di dunia Kepramukaan setelah ia mulai melanjutkan pendidikannya di tingkat Sekolah Menengah Atas. Keseriusannya ini telah ia buktikan dengan join kedalam oraganisasi Kepramukaan di tingkat ranting yaitu DKR Banjar. Dan juga pasca ia mulai berorganisasi di DKR ini, kemampuan yang dimiliki sudah tidak bisa dianggap remeh lagi. Berbagai kegiatan Kepramukaan sudah pernah ia lalui dengan segenap kemampuannya.

Namun sangat disayangkan karena usaha Asri dalam berorganisasi ini sempat tidak didukung oleh Ibunya karena dianggap mengganggu jam untuk belajarnya dengan serius. Melihat situasi ini, Asri tidak menyerah  begitu saja akan keadaan yang ada, dan ia justru membuktikan bahwa ia tetap mampu mengatur waktu antara berorganisasi dan waktunya untuk belajar. Bukti nyata yang ditunjukannya adalah ia berhasil meraih juara di sekolahnya meskipun ia tetap berorgasisasi.

“Pramuka adalah waktu. Di Pramuka lah kita mengenal pembagian waktu yang sangat optimal. Dan tentunya ini merupakan yang diperlukan dalam mengarungi kehidupan kedepannya”. Ungkap Asri dengan semangatnya. Asri kembali menjelaskan bahwa sebenarnya Pramuka adalah bekal hidup untuk kedepan dengan Dasa Dharma dan Trisatya yang menjadi penopangnya. Untuk itulah ia mengatakan bahwa jika ada yang akan atau ingin masuk pramuka tidak perlu ragu karena itu keputusan yang tepat menurut pengalamannya.

Penulis : Ketut Erinnathalia

Bidang : Kajian Kepramukaan

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai