
22 Februari diperingati sebagai Hari Bapak Pandu Dunia. Tanggal ini dipilih karena merupakan tanggal lahir dari Robert Stephenson Smyth Baden Powell atau yang di kenal dengan nama Baden Powell. Beliau lahir di London pada tanggal 22 Februari 1857 dan merupakan pendiri Gerakan Pramuka Dunia yakni pada tanggal 25 juli 1907. Karena keahliannya dalam membina Gerakan Pramuka sampai mendunia, beliau di juluki sebagai Chief Scout of the World (Bapak Pramuka sedunia).
Gerakan Pramuka berawal ketika baden Powell membawa 22 anak laki-laki untuk berkemah di pulau Browsea Inggris yang berlangsung selama delapan hari. Kegiatan itu sekaligus menjadi tonggak penting dari lahirnya Gerakan Kepanduan Dunia.
Disana, Baden Powell banyak menerapkan apa itu Scounting secara intensif kemudian menuliskan cerita keberhasilannya sebelum dan sesudah saat kegiatan tersebut. Hingga, pada tahun 1908 terbitlah buku ‘Scouting for Boys’ yang kemudian menjadi acuan kepramukaan di seluruh dunia.
Ditahun yang sama, Baden Powell juga membentuk The Boys Scouts dan dua tahun kemudian Baden Powell membantu mendirikan The Girl Guides, yang merupakan organisasi serupa sebagai anak-anak dan wanita muda.
Kemudian, pada tahun 1910 Baden Powell mengabdikan hidupnya pada Gerakan Pramuka. Beliau berkeliling dunia untuk menginspirasi lebih banyak pemuda untuk bergabung dengan kepanduan. Pada tanggal 30 Juli 1920 sampai 8 Agustus 1920 sekitar 8.000 orang Pandu dari 34 negara berkumpul di Olympia London Inggris dalam acara Jambore dunia pertama.
Pada hari terakhir kegiatan, yaitu pada tanggal 6 Agustus 1920 Baden Powell di angkat sebagai Bapak Pandu Dunia dan di anugrahi Gelar Lord Baden Powell of Gilwell oleh raja George gelar tersebut yang di pegang sampai akhir hayatnya.
Pada tahun 1938 Baden Powell jatuh sakit dan memutuskan untuk kembali ke Afrika dimana merupakan tempat yang memiliki arti mendalam dalam hidupnya. Di sana, tepatnya di Nyeri Kenya, Baden Powell memasuki masa semi-pensiun.
Pada 8 Januari 1942, Baden Powell meninggal dunia pada usianya ke-83 tahun. Makam kecil di Nyeri dengan pemandangan Gunung Kenya adalah tempat peristirahatan terakhirnya. “Robert Baden-Powell, Pimpinan Pramuka Dunia” terpahat di batu nisannya.
Tugas Baden Powell lalu dilanjutkan oleh sang istri, Lady Olave Baden-Powell, yang mempromosikan Kepanduan ke seluruh dunia, hingga beliau meninggal tahun 1977. Lady Olave dimakamkan di sebelah makam Baden Powell.